Onlly You In My Mind
Pada suatu hari,ada seorang gadis yang bernama Stefany,dia adalah seorang mahasiswi disebuah universitas dikotanya,disana Stefany dikenal sebagai seorang mahasiswi yang aktif dalam berbagai aktifitas di universitasnya.Oleh karena itulah Stefany seperti dikejar-kejar hampir keseluruhan dari mahasiswa laki-laki di universitasnya tersebut,dibalik semua itu Stefany ternyata memiliki rahasia besar yang tidak diketahui oleh semua teman-temannya di universitas,rahasianya adalah bahwa Stefany adalah anak yatim piatu dan dia bekerja disebuah toko buku untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya serta untuk memenuhi kebutuhan kuliah tambahannya.Memang terkadang para dosen telah memberikan saran supaya Stefany diasramakan saja akantetapi Stefany selalu menolaknya dengan berkata,
“Maafkan saya pak/buk,tapi saya
lebih suka kalau saya bekerja saja,lagi pula ini bisa menjadi pengalaman saya
untuk bekerja”
Saat mendengar perkataan Stefany itu para dosen pun tidak bisa berkata
apa-apa lagi.Stefany juga adalah sahabat dari Anastasha,pada awalnya mereka
memang tidak berteman tapi pertemanan mereka dimulai pada saat Jeiver mulai
sering menemui dan mengajari Anastasha bermain bola basket.Mereka saling
berkenalan saat kelas basket
“Hy nama kamu Anastasha kan”
“I…ia,memangnya ada apa ya…?”
“Enggak apa-apa kok,aku cuma mau
kenalan aja,o iya perkenalkan namaku Stefany aku ada dikelas sebelah”
“O…kamu kan mahasiswi yang
terkenal paling aktif itukan ?”
“Kamu memujinya jangan berlebihan
begitu,akukan masih kalah terkenal dari kamu,kalau kamu kan udah terkenal
sebagai mahasiswi paling pintar di universitas kan ?”
“Enggak kok aku masih kalah pinter
dari alumni yang dulu”
“Sudahlah,ia aku mau Tanya apakah
kamu mau menjadi temanku ?”
“A…apakah kamu
ber…bersungguh-sungguh ?”
“Tentu saja karena kamu tampaknya
adalah seseorang yang menyenangkan”
“Tentu saja aku mau”
“Baiklah sekarang aku dan kamu
menjadi teman ya”
Mereka adalah teman yang setia bahkan Stefany tetap menemani Anastasha pada
saat-saat sulitnya yang disebabkan oleh Amelly,hingga Amelly pun menjadi teman mereka.Suatu ketika Stefany berjalan pulang kerumahnya
setelah bekerja di toko buku,seketika itu juga ia merasa kalau ada seseorang
yang mengikutinya semenjak keluar dari toko buku tempatnya bekerja,perasaannya
semakin tidak enak pada saat ia sampai disebuah jalanan yang sepi dan minim
penerangan jalan.Stefany seperti mendengar suara langkah kaki yang
mendekat kearahnya namun ia tidak bisa melihat seseorang tersebut,oleh karena
itu ia segera bergegas untuk pergi dari tempat sepi itu namun suara langkah
kaki itu semakin mendekatinya dan seakan-akan seperti ingin untuk
menangkapnya.Tiba-tiba didekat pos keamanan Stefany tersandung dan
terjatuh,pada saat itulah muncul seorang pria yang bernama pak
Sukirman,pak Sukirman
pun menolong Stefany dengan membawanya kepos keamanan tersebut,tidak
disangka-sangka ternyata pak Sukirman memiliki niat jahat terhadap Stefany,pak
Sukirman pun berusaha untuk memperkorsa Stefany namun untungnya Stefany mampu
untuk mempertahankan dirinya tapi tetap saja oleh karena Stefany adalah seorang
gadis muda jadi tenaganya tentusaja kalah dengan pria dewasa seperti pak
Sukirman,oleh karena itulah Stefany langsung menangis dan menjerit dengan
sekencang mungkin,lalu seorang pemuda datang dan langsung menghajar wajah pak
Sukirman.Perkelahian diantara pak Sukirman dan pemuda tersebut
berlangsung singkat karena pemuda tersebut langsung memegangi tangan pak
Sukirman setelah menghajarnya,pak Sukirman pun pergi meninggalkan Stefany dan
pemuda itu,pemuda itupun menenangkan Stefany
“Hy,tenanglah dia sudah pergi dan
kamu sudah selamat”
“Hee…hheee…”
“Tenanglah,hapuslah air
matamu.gadis secantik kamu tidak pantas menangis hanya karena hal seperti itu”
“Tapi kamu tidak tau
perasaanku,kamu tidak tau rasanya hampir diperkosa”
“Baiklah aku minta maaf karena aku
tidak berusaha untuk memahami perasaanmu yang rapuh itu,sekarang hapuslah
airmatamu yang berharga itu karena aku akan mengantarkanmu pulang”
“B…baiklah…”
Pemuda itu pun mengantarkan Stefany pulang kerumahnya,namun saat Stefany
sampai dirumahnya pemuda itu pun pergi secara misteius akantetapi pemuda itu
tanpa sengaja meninggalkan sebuah buku pelajaran yang menunjukan bahwa pemuda
itu adalah salah satu mahasiswa di universitasnya juga.Keesokan harinya Stefany
pergi menemui Anastasha untuk menanyakan siapakah pemilik buku yang ia temukan
“Anastasha apakah kamu tau
siapakah pemilik dari buku ini ?”
“Hmm…sepertinya kalau tidak salah
aku pernah melihat buku ini dibawa oleh mahasiswa semester akhir yang namanya
kak Jordan”
“Apakah kamu yakin ?”
“Aku tidak begitu yakin tapi kamu bisa coba
untuk menanyakannya langsung kepada kak Jordan”
“Maaf kak,apakah ini adalah buku
milik kakak ?”
“Itukan,memang aku pernah membawa
buku itu tapi aku Cuma pinjem,lagipula aku sudah mengembalikan buku itu kepada
pemiliknya”
“O…kalau boleh tau kak siapa
sebenarnya pemilik dari buku ini ?”
“Buku itu adalah milik teman
sekelasku,namanya Michail”
“Sekarang kak Michail nya ada dimana ?”
“Biasanya sih jam segini dia itu
ada di kantin,tapi kamu harus hati-hati ya karena dia itu agak misterius”
“Maksud kakak misteriusnya yang
seperti apa ?”
“Dia itu jarang sekali
berbincang-bincang dengan orang lain ditambah lagi dengan sikapnya yang dingin
dan lebih suka menjawab sapaan dari orang lain dengan tatapannya yang sinis”
“Ma….ma…maafin aku cu…cu…cuma mau
ngembaliin bu…bu…buku ini sa…sa…sama kakak”
“I..itu kan…”
“Apa beneran ini buku milik kakak
?”
“Dimana kamu nemuin buku ini ?”
“Aku nemuinnya didepan rumahku,o
ia aku mau nanya apakah kakak yang udah menolong aku tadi malam,aku bertanyakan
hal ini karena aku tidak begitu melihat wajah orang yang sudah menolongku
kemarin jadi aku mohon supaya kakak bisa menjawabnya dengan jujur”
“Ini memang buku milikku tapi aku
tidak pernah menolong siapapun kemarin malam jadi mulai saat ini kamu tidak
perlu menggangguku lagi”
“Ba…baiklah jika kakak berkata
seperti itu aku tidak akan pernah mengganggu kakak lagi,sebelumnya aku minta
maaf sama kakak”
Stefany pun pergi sambil menagis menuju kelasnya,pada saat itulah Michail
merasa bersalah karena telah membuat Stefany menangis,padahal dia hanya ingin
tau apakah dialah yang telah menolongnya tadimalam.Pada saat jam istirahat
Michail memikirkan kembali perbuatanya tadi dan memutuskan untuk meminta maaf
kepada Stefany serta mengatakan yang sebenarnya bahwa ialah yang telah
menolongnya semalam.Michail pun menemui Stefany yang diam termenung ditaman
sekolah sendirian,
“Hy Stefany,aku minta maaf atas
perbuatanku tadi”
“Memangnya kakak salah apa ?”
“Bukankah aku sudah membentakmu
terlalu keras sehingga kamu menangis tadi”
“O…yang tadi,aku sudah memaafkan
kakak kok,lagipula aku juga salah karena menanyakan hal itu sama kakak”
“Kalau begitu aku akan menjawab
pertanyaanmu tadi,memang aku yang sudah menolong kamu tadi malam,dan saat
kehilangan buku itu aku sangat bingung dimana aku meletakannya karena buku itu
sangat penting jadi aku sangat berterimakasi sekali”
“Sama-sama kak aku juga
berterimakasi karena kakak telah menolongku”
“Itu tidak masalah”
“Ma…ma…maaf,a…aa….aku tidak
bermaksud…seperti itu”
“A…aku juga minta maaf karena ini
adalah kesalahanku,sebenarnya kakak kan bermaksud untuk membantuku”
“Kalau begitu kita jaga saja
supaya hal ini tidak diketahui oleh orang lain”
“Baiklah kalau begitu kita
rahasiakan hal ini dari orang lain”
“Stefany,aku ingin mengatakan
sesuatu kepadamu”
“Memangnya kamu mau mengatakan apa
?”
“Sebenarnya aku itu suka sama kamu
tapi aku takut untuk mengutarakannya karena kamu pasti akan menolakku oleh
karena sikapku yang misterius dan dingin”
“Haahh…..kakak itu sebenarnya
orangnya baik,perhatian,suka menolong,ditambahlagi kakak itu punya wajah yang
tampan.Tapi kakak malah memilih perempuan seperti aku yang tidak punya orang
tua,gak punya harta yang melimpah ditambahlagi aku harus bekerja untuk memenuhi
kebutuhan hidupku,aku merasa kakak tidak pantas saja bagiku”
“Tapi karena kemandirian mu
itulah aku jadi jatuh cinta kepadamu,karena pada saat ini sudah jarang ada
perempuan yang mandiri seperti dirimu”
“Jika kakak memang
bersungguh-sungguh aku mau jadi pacar kakak”
Semenjak saat itulah mereka berdua berhubungan sebagai sepasang kekasih
yang tidak kalah serasi dengan pasangan kekasih lainnya,tapi hubungan mereka
tidaklah selamanya berjalan dengan mulus,tentu saja ada saja rintangan didalam
hubungan mereka ini.Dan salah satunya adalah pada saat Michail harus pindah
sekolah ke universitas yang ada di luar
kota karena ayahnya mendapat mutasi keluar kota.Pada saat itu kesetiaan mereka
benar-benar diuji karena mereka tetap berhubungan walaupun terpisah jarak yang
sangat jauh ditambahlagi mereka jarang saling mengirimi surat dikarenakan keterbatasan
ekonomi Stefany.Hubungan mereka ini telah berlangsung selama tiga tahun tapi
hubungan mereka tetap langgeng-langgeng saja,tapi pada suatu hari dikediaman
Stefany ia mengenang
masalalunya dengan melihat pakaian dan foto semasa di
universitasnya yang membuatnya sedih dan langsung berdoa.
“Ya Tuhanku,hamba tau kalau yang hamba hadapi
saat ini adalah bagian dari rencanamu terhadap hubungan hamba dengan kekasih
hamba Michail,jika Michail adalah pasangan yang telah engkau tetapkan kepada
hamba maka pertemukanlah kami kembali,dan jika tidak maka izinkanlah hamba
untuk melupakannya supaya saya bisa untuk melanjutkan kehidupan hamba ini”
Stefany terus termenung sambil menatap pakaian
yang dia pakai pada saat pertamakali disapa oleh Michail,ditambahlagi pakaian
itu juga adalah pakaian yang ia kenakan pada saat pertamakali ia dicium oleh
Michail,walaupun kejadian itu tidak disengaja.Karena merasa frustasi Stefany
pun pergi untuk menemui teman lamanya Anastasha,akantetapi ternyata Anastasha
sudah tidak tinggal dirumah orangtuanya lagi karena dia telah membeli rumah
baru yang ia tempati bersama suaminya Jeiver,Stefany pun menjadi bingung apakah
yang harus ia lakukan antara harus pergi sejauh 10 kilometer untuk menemui
teman lamanya ataukah kembali kerumahnya saja dan hanya bisa merenung
saja,untungnya dia bisa agak bersemangat lagi karena mendengarkan lagu pujian
yang mampu memberikan ketenangan didalam dirinya,diapun memilih untuk pergi
menemui teman lamanya walaupun jarak perjalanan yang harus ia tempuh itu lumayan
jauh tapi ia tidak mau menyerah dengan rintangan yang sebesar itu dan
membulatkan tekatnya untuk menemui teman lamanya itu,lama waktu perjalanan yang
ia tempuh untuk pergi kerumah teman lamanya itu sekitar 3 jam dengan
menggunakan bis.Akhirnya Stefany pun sampai dirumah Anastasha dan Jeiver,ia pun
langsung menekan bel pada rumah Anastasha,namun pada awalnya tidak ada yang
menjawabnya tapi setelah menekan beberapa kali akhirnya Anastasha membukakan
pintunya.Saat Anastasha melihat bahwa tamunya itu adalah teman lamanya Stefany
ia pun langsung memeluknya dan langsung menyuruh Stefany untuk masuk kedalam
rumahnya,disana mereka berbincang-bincang tentang berbagai hal
“Ya seperti yang kamu lihat
sekarang ini,aku sudah disibukan dengan mengurus anak pertamaku ini,untungnya
Jeiver juga bisa mengasuh anakku saat aku sedang sibuk”
“Kalau aku boleh tau nama anak
kamu ini siapa ?”
“Namanya Gabriella dia
ini anaknya sangat aktif,tapi kebetulan saat kamu datang ini dia baru saja
tidur karena kelelahan setelah bercanda dengan ayahnya”
“O.ia,ngomong-ngomong soal ayahnya
emangnya sekarang Jeiver ada dimana ?”
“Oh..kalau Jeivernya lagi pergi
beliin sikecil mainan,paling-paling sebentar lagi dia akan pulang”
Pada saat itulah Jeiver datang setelah membelikan anaknya mainan,
“Eh…ada Stefany,kabar kamu
bagaimana ?”
“Aku baik-baik saja
kok,ngomong-ngomong umur Gabriella sekarang berapa ya ?”
“Umur Gebriella
sekarang mau dua tahun,tepatnya hari ulang tahunnya akan dirayakan bulan depan”
Mereka terus berbincang-bincang hingga hari larut malam,pada saat itulah
Stefany memutuskan untuk pulang kerumahnya karena keesokan harinya dia harus
pergi bekerja.Saat ini Stefany sudah tidak bekerja ditempatnya yang dulu
melainkan sekarang dia bekerja disebuah salon yang ada dikotanya.Di sebrang
kota,Michail sedang bekerja dikantornya dan pada saat itulah Michail didatangi
oleh atasannya
“Michail,saya ingin mengutus kamu
untuk menjalankan kantor saya yang ada di kota sebelah”
“Benarkah pak ?”
Michail pun menelpon Stefany untuk mengabarkan kepindahan kerjanya beserta
untuk mengabarkan kepindahan rumahnya
kekota yang merupakan kampung halamannya itu
“Halo,Stefany apa kabarmu sayang
?”
“Halo,Michail apakah ini
benar-benar kamu ?”
“Ia ini aku,hy kamu belum menjawab
pertanyaanku”
“Maafin aku ya sayang,kabar aku
baik-baik saja.Ada apa sayang kok kamu menelponku jam segini ?”
“Aku punya berita gembiranih untuk
kamu”
“Memangnya kamu punya berita
gembira tentang apa untuk aku ?”
“Aku dapet promosi untuk
menjalankan kantor cabang yang ada di kota dimana kamu tinggal”
“Serius ? selamatya aku ikut
senang dengan torehanmu”
“Terimakasih ! o iya,aku
ingin kamu yang menungguku di stasiun nanti sore”
Setelah beberapa jam menunggu akhirnya kereta yang
ditumpangi oleh Michail sampai ke stasiun itu
dan Stefany pun langsung menghampiri kereta tersebut.Saat kereta itu
berhenti dengan sempurna Stefany pun melihat sosok kekasihnya Michail yang
sedang berdiri didepan pintu kereta tersebut,setelah pintu kereta terbuka
merekapun saling berpelukan dan pada saat itulahStefany menangis karena terharu
setelah mereka berpisah hampir empat tahun namun merekapun bisa bertemu lagi.
“Tenanglah,keringkan air matamu
itu”
“A…aku..tidak….bisa…..”
“Kenapa kamu harus
menagis ? bukankah aku sudah mengabarimu sebelumnya ? jadi kamu tidak perlu
menangis seperti ini”
“Walaupun kita sudah lama berpisah
tapi kamu masih saja tidak berubah sama sekali”
“He..kamu bisa
saja,ngomong-ngomong perkenalkan ini ayah dan ibuku”
“Kamu pasti gadis yang selalu di
bicarakan oleh Michail ya”
“Ia tante”
“Ternyata kamu cantik juga
ya,bukankah begitu pa ?”
“Iya mama”
“Ah…Om sama tente terlalu
melebih-lebihkan,aku biasa-biasa saja kok”
“Sudahlah papa,mama.lebih baik sekarang
papa sama mama kerumah duluan,aku mau ngajak Stefany jalan-jalan sebentar”
“Iya nak”
“Sayang apakah kamu tau perbedaan
antara sinar rembulan dengan wajahmu ?”
“Aku tidak tau,memangnya
jawabannya apa ?”
“Kalau sinar rembulan memancarkan
cahaya bagi bumi kalau wajah kamu memancarkan cinta kasih bagi hatiku”
“Oh….yaampun kamu so sweet banget
sih”
“Aku ingin kamu
tau kalau aku benar-benar cinta kepadamu dan aku berjanji aku akan menjagamu
serta aku tidak akan pernah berpaling ke lain hati”
“Kamu tidak perlu berkata seperti
itu karena aku sudah mengetahuinya terlebih dahulu”
Mereka benar-benar mencurahkan semua isi dari hati mereka ditempat
itu,setelah larut malam Michail pun mengantarkan Stefany pulang
kerumahnya.Selama ini hubungan mereka memang terlihat baik-baik saja,tapi suatu
ketika hubungan mereka menjadi renggang oleh ulah dari seorang karyawati yang
bekerja sebagai sekertaris dikantor cabang yang di pegang oleh
Michail.Karyawati tersebut selalu berusaha mendekati Michail yang tampan dan
baik hati itu,karyawati tersebut bernama Yumeko,dia
adalah sekertaris yang sangat ambisius dalam berbagai hal termasuk dalam hal
asmaranya.Suatu ketika Yumeko mendekati Michail
“Hallo pak Michail,maaf kalau saya
mengganggu”
“Memangnya kamu mau apa,kok kamu
tumben datang ke ruanganku ?”
“Aku sebenarnya mau mengatakan
sesuatu kepadamu”
“Kamu mau bilang apa ?”
“Aku ingin kamu mencoba diriku
karena aku ingin kamu menjadi miliku,aku tidak ingin kamu jauh dariku karena
aku mencintaimu”
“Apa maksudmu sebenarnya
Yumeko,kamu jangan coba-coba melakukan yang tidak-tidak”
“Ssssstttt….kamu jangan berisik,ini
tidak aka
n memakan waktu yang lama kok”
“Apa-apaan kamu ini aku
peringatkan kamu,jika kamu berani macam-macam aku akan memecatmu dan aku akan
melaporkanmu kepada polisi !”
“Kamu tidak usah menyangkalnya
lagi,karena aku tau kalau kamu itu pasti juga akan suka jika mendapatkan
perlakuan seperti ini sama seperti laki-laki yang lainnya”
“Kamu jangan pernah berfikir kalau
semua laki-laki itu sama saja,jika kamu telah berfikir seperti itu maka
tandanya bahwa kamu sudahlah benar-benar gila”
“Kenapa kamu berkata sekasar itu
pada ku,padahal aku Cuma ingin memberikan kamu kesenangan ?”
Ternyata semenjak tadi Stefany sudah ada di depan ruangan Michail,saat ia
mendengar percakapan mereka iapun menangis dan langsung pergi meninggalkan
kantor tersebut.Stefany pun berhenti disebuah taman dan duduk diayunan sambil
terus menangis,pada saat itulah Anastasha yang sedang pergi berbelanja
mendatangi temannya itu
“Hy Stefany,kenapa kok kamu
menangis disini ?”
“Sebenarnya…a…aku….”
“Loh
kok kamu bicaranya terbata-bata begitu sih,memangnya ada apa ? katakan saja
padaku,aku ini kan temanmu”
“Memangnya
percakapan apa yang telah menghancurkan hatimu ?”
“Aku mendengar
dengan telingaku sendiri kalau Michail di goda oleh sekertarisnya sendiri”
“Haaa….!kamu
serius ? kok bisa sih,terus apakah Michail hanya diam saja saat digoda oleh
sekertarisnya itu ?”
“Aku sih enggak
begitu jelas denger percakapan mereka,tapi dari cara bicaranya si sekertaris
itu sih kayaknya dia suka banget deh sama Michail”
“Tapi kamu belum
tau pasti kan apakah Michail itu suka atau enggak sama si sekertaris itu,jadi
kalau menurutku kamu harus menanyakan secara langsung kepada Michail.Kalau
enggak biar aku yang membantu kamu dengan cara meminta bantuan teman lama
Jeiver yaitu Kurei untuk memata-matai sekertaris tersebut ya”
“Baiklah kalau
memang itu yang terbaik bagi ku dan Michail”
Setelah dihubungi oleh teman lamanya
Jeiver,Kurei pun memulai penyelidikannya tentang sekertaris Michail
tersebut,dalam penyelidikannya itu Kurei menemukan sebuah bukti bahwa
Sekertaris atau alias Yumeko ternyata mendekati Michail untuk mendapatkan
hartanya saja padahal dia sudah memiliki kekasih bernama Diego.Dilain tempat Stefany pergi menemui Michail di sebuah cafe
untuk membicarakan tentang hubungannya dengan Yumeko.
“Sayang aku mau nanya sesuatu sama kamu”
“kamu mau nanya apa ? silahkan saja”
“Kamu ada hubungan apa dengan Yumeko
?,karena aku sempat tanpa sengaja denger kalian berduaan di kantormu sambil
Yumeko itu terus menggodamu”
“Apa..tunggu dulu,jadi begini ceritanya…”
“Michail terimakasih karena kamu sudah
memaafkan kesalahan yang telah aku perbuat,aku merasa sangat malu dengan diriku
sendiri”
“Sudahlah kamu tidak usah memikirkannya
lagi,lagi pula aku juga salah karena aku tidak mau mendengarkan penjelasanmu
sebelumnya”
“Kenapa ya,kalau aku dekat denganmu aku
seperti merasakan perasaan bahwa aku dilindungi oleh sosok yang sudah lama
hilang dari hidupku”
“Maksudmu bagaimana ya ?”
“Maksudku aku seperti merasakan bahwa kamu
itu melindungiku seperti almarhum ayahku yang dulu sangat melindungiku”
“He…,aku juga punya satu hal yang ingin aku
katakan padamu”
“Memangnya kamu mau mengatakan apa padaku ?”
“Kamu taukan kalau kita udah berhubungan
selama lima tahun dan kita juga udah dapat restu dari keluarga kita
masing-masing kan”
“Iya,terus kamu mau bilang apa sih ?”
“Gimana kalau kita menikah,kamu mau enggak
?”
“Aku sih……..hmmm…gimana ya….”
“Apa kamu enggak mau ya…ya udah deh..”
“Tunggu dulu,aku mau kok”
“Beneran !,kalau gitu besok kita pergi
ketemu sama Jeiver sama Anastasha buat konsultasi soal keperluan apa aja yang
di perluin untuk pernikahan kita nanti”
“Iya sayang”
Mereka pun pergi menemui Jeiver dan
Anastasha disebuah taman bunga sakura untuk mengkonsultasikan tentang
pernikahan mereka.
“Hy juga,ngomong-ngomong apa kalian beneran
mau menikah ?”
“Iya kita mau nikah tapi kita belun nentuin
tanggalnya sih soalnya kami belum tau apa aja yang harus kami siap kan sama
tanggal berapa yang cocok kami pakai,oleh karena itu kami ketemu sama kalian
buat nanyain itu semua”
“Baiklah kami akan berusaha untuk membantu
kalian berdua”
“Terimakasih banyak dan mohon bantuannya”
Jeiver pun
memberikan penjelasan kepada Michail mengenai pernikahan dan persiapan yang
diperlukan oleh mereka,sedangkan Anastasha yang mengajak anaknya Gabriela
memberikan penjelasan dan pengertian tentang bagaimana cara mempersiapkan diri
sebagai seorang wanita dalam pernikahan kepada Stefany.Walaupun pada awalnya
mereka merasa sangat sulit untuk menerapkan semua penjelasan dari Jeiver dan
Anastasha tapi akhirnya mereka bisa memahami semua penjelasan mengenai
pernikahan tersebut setelah dijelaskan sedemikian rupa oleh Anastasha dan
Jeiver,setelah itu mereka pun Pergi untuk mempersiapkan semua perlengkapan yang
diperlukan dan memberikan kabar tersebut kepada keluarga mereka masing-masing.Pernikahan
mereka akan diadakan pada tanggal 13 Maret,satu minggu sebelum pernikahan
mereka Michail mengajak Stefany untuk berjalan-jalan kesebuah pantai untuk
menghabiskan masa pacaran terakhir mereka sebelum diadakannya pernikahannya
nanti.Dipantai itu mereka berbincang-bincang tentang masa-masa mereka
berpacaran,
“Michail,sayang apakah kita akan selalu
bersama seperti dulu,dan apakah kamu benar-benar mencintai aku ?”
“Tentu saja kita akan selalu
bersama-sama,dan aku memang benar-benar mencintaimu sejak dulu sayangku”
“Ah…kamu terlalu memujiku padahal kan kamu
yang lebih baik ditambah lagi kamu tetap setia pada saat aku pindah rumah”
Pada saat
itu mereka melihat ada pasangan lain yang sedang berfoto,dan merekapun
memutuskan untuk berfoto juga setelah pasangan tadi sudah selesai berfoto
disana.Saat berfoto Stefany berpose dengan wajah yang riang sedangkan Michail bepose dengan merangkul
Stefany sambil mencium dahinya,foto tersebut menjadi foto yang sangat berkesan
didalam hubungan mereka karena foto tersebut dibuat pada saat hubungan mereka
benar-benar tanpa prahara dan foto tersebut juga dibuat sebelum mereka
menikah.Tepat setelah foto tersebut selesai dicetak matahari pun mulai terbenam
dan mereka berdua menonton pemandangan dari matahari terbenam tersebut sambil
berbincang-bincang
“Sayang apakah kamu tau persamaan dari
matahari terbenam dengan dirimu ?”
“Tidak memangnya apa ?”
“Matahari terbenam memiliki pancaran yang
sangat indah juga tiada taranya dan kamu memiliki cinta kasih yang tulus yang
terpancar dari hatimu yang rapuh itu”
“Dasar kamu masih gombal aja”
Merekapun
menghabiskan waktu hingga malam dan setelah itu mereka pun melanjutkannya
dengan pergi kesebuah tempat yang cocok untuk melihat bintang-bintang.Disana
mereka kembali berbincang-bincang namun kali ini mereka lebih serius dari yang
sebelumnya,selain karena tempat tersebut merupakan tempat melihat bintang yang
bagus tempat itu juga mereka pilih karena memiliki suasana yang sangat
romantis.
“Sudahlah katakan saja padaku,lagi pula aku
kan akan menjadi suamimu jadi aku harus tau apa masalahmu”
“Tapi kalau aku katakan kamu jangan marah ya”
“Iya sayang”
“Sebenarnya aku merasa gugup beberapa hari
belakangan ini karena persiapan pernikahan kita ini”
“Jadi hanya itu,sebenarnya aku juga merasa
gugup tapi aku percaya kalau kita bisa mengatasinya sekarang pasti jika kita
mengalami masalah setelah kita menikah nanti pasti kita akan dapat mengatasinya
dengan mudah”
“Baiklah tapi apakah kamu mau untuk
membantuku untuk mengatasi rasa gugup ku ini sayang”
“Tentu saja aku akan membantumu sayang,aku
akan selalu membantumu mengatasi apapun yang kamu hadapi”
“Terimakasih ya sayang,aku mencintaimu”
“Sama-sama,aku juga mencintaimu”
Merekapun menghabiskan hari itu
disana,setelah persiapan yang panjang itu akhirnya hari pernikahanpun tiba
mereka mengadakan pernikahan di katedral yang sama dengan katedral yang
digunakan sebagai tempat pernikahan oleh Jeiver dan Anastasha dulu,tamu
undangan terdiri dari teman-teman,keluarga,rekan kantor,dan juga termasuk
Jeiver dan Anastasha yang telah sangat berjasa dalam hubungan mereka berdua
ini.Pada saat mereka tiba di depan katedral Michail langsung keluar lebih dulu
dari mobil dan langsung membukakan pintu bagi calon istrinya Stefany,Michail
dan anastasha masuk ke dalam katedral dengan bergandengan tangan,prosesi
pernikahanpun dimulai dan sekarang mereka tiba pada prosesi pengucapan janji
suci
“Stefany apakah kamu bersedia menerimaku
menjadi suamimu dihadapan Tuhan dan semua jemaat”
“Iya aku bersedia,Michail apakah kamu juga
bersedia menerimaku sebagai istrimu dihadapan Tuhan dan semua jemaat”
“Iya aku bersedia”
“Sayang aku sangat senang pada hari ini
karena akhirnya aku bisa menjadi istri dari seorang pria yang kuanggap sebagai
pria yang sangat sempurna dihatiku”
“Aku juga merasakan hal yang sama denganmu
karenaaku bisa menjadi suami dari seorang wanita yang sangat baik hati dan
cantik”
“Sayang aku tau ini bukanlah kebiasaanku dan
kamupun sudah tau ini baru kali ini akan aku lalukan tapi aku akan
melakukannya”
“Aku akan melakukan ini”
Stefany
langsung mencium Michail dipipinya dan ternyata hal tersebut membuat Michail
sangat kaget sekaligus tersentuh.Hari itu mereka habiskan dengan bermalam di
hotel tersebut,beberapa bulan kemudian mereka pergi untuk berbulan madu di luar
negri.Setelah mereka berdua menjadi pasangan suami istri mereka tidak pernah
terlihat memiliki masalah apapun,sehingga mereka berdua dikatakan benar-benar
menjadi pasangan suami-istri yang sangat serasi oleh para teman dan keluarganya
dan setelah mereka menikah selama tiga tahun merekapun memiliki anak perempuan
yang diberi nama Michaila dan mulai
dari saat itu kehidupan mereka berdua menjadi semakin sempurna.TAMAT…….

Tidak ada komentar:
Posting Komentar